BERITA INDOLAH

Berita International | Berita Nasional | Berita Bola | Viral | Tips trik | Life Style |

BERITA INDOLAH

TIPS TRIKS

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 Agustus 2018

Zulkifli Hasan sebut pertemuan Jokowi dan Prabowo tinggal diatur waktunya


Ketua MPR Zulkifli Hasan siap mempertemukan bakal capres Joko Widodo dan bakal capres Prabowo Subianto, menjelang Pilpres 2019. Menurutnya, kedua kontestan Pilpres itu sudah setuju. Namun, untuk waktu pertemuannya masih diatur.

"Pak Jokowi sudah oke, Pak Prabowo sudah oke. Nanti tinggal diatur (waktunya). Yang penting (perayaan) 17 Agustus kelar dulu," kata Zulkifli di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/8).

Zulkifli menyambut baik apabila pertemuan kedua bakal capres itu terwujud. Menurutnya, hal ini guna menciptakan iklim politik yang kondusif.

"Kita ingin agar tahun politik ini pilpres itu sesuatu yang biasa. Kita berharap kontestasi itu friendly, bolehlah sedikit-sedikit gesekan tapi jangan sampai keras," ucap Zulkifli.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

"Ya (ingin bertemu)," ujar Prabowo di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Prabowo mengaku, bahwa dirinya masih mencari waktu yang tepat untuk bertemu dengan Jokowi. Mantan Danjen Kopassus tersebut masih menunggu jadwal dari Jokowi.

"Lihat nanti dong, beliau presiden kan tentunya sibuk nanti kita cari waktu yang tenang," terang Prabowo.

Sandi ungkap tujuan bertemu Jokowi: Mau pamit cium tangan ke bos-bos


Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku akan menemani bacak capres Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo. Sandiaga mengaku ingin berpamitan dengan Jokowi karena melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju di Pilpres 2019.

"Dan buat saya teramat penting karena saya kan anak buah beliau. Kemarin dilantiknya di Istana saya belum sempat pamit juga," kata Sandiaga di Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (17/8).

"Sekaligus mau pamit cium tangan ke bos-bos untuk tentunya Pilpres semoga membuat baik lebih erat bangsa ini," sambung Sandiaga.

Saat ini, kata Sandiaga, dirinya dan Prabowo masih menunggu kabar dari Jokowi untuk menentukan jadwal pertemuan. Sebab, dia mengakui Jokowi tengah banyak agenda kenegaraan.

"Belum kita sadar Pak Jokowi sangat-sangat sibuk banyak tugas negara. Kita menunggu saja, standby," ujarnya.

Soal tujuan bertemu Jokowi, lanjut Sandi, dirinya dan Prabowo ingin sowan dan bersilaturahmi sebelum bertarung di Pilpres 2019. Pertemuan ini dinilai penting agar Pilpres 2019 bisa berjalan sejuk dan damai.

"Bahwa sowan mohon doa restu. Keinginan kita agar pemilihannya santun sejuk penuh silaturahim," tandas Sandi.

Sebelumnya, Prabowo akan melakukan pertemuan dengan Joko Widodo. Rencananya pertemuan digelar usai hari perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yakni 17 Agustus. Prabowo berniat menemui Jokowi usai pada malam ini terlebih dahulu menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Baik Prabowo dan Jokowi akan kembali bersaing menjadi calon presiden di Pilpres 2019. "Mungkin setelah 17 Agustus," ucap Prabowo.

Djarot: Ahok tak masuk tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin


Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendukung penuh pencalonan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Hal ini disampaikan Ahok kepada Djarot Saiful Hidayat dalam perbincangan di Mako Brimob Depok, Jumat (16/8).

Kendati mendukung pasangan petahana itu, Ahok disebut Djarot tak masuk dalam tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kalau itu (sebagai tim kampanye) kita tidak, Ahok kasih support walaupun tidak masuk sebagai tim kampanye, tidak harus di panggung gitu ya," kata Djarot di Gedung Filatelli Jakarta Pusat, Kamis (16/8).

Berbeda dengan Ahok, Djarot mengaku akan masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin meski tak masuk dalam struktur. Dia mengaku akan lebih fokus dalam Pileg.

"Saya otomatis, orang Ketua DPP Partai (PDIP). Mungkin saya enggak masuk dalam tim kampanye untuk Pilpres ya, karena kami fokus pada pileg," ujar Ahok.

Sebelumnya, Djarot menyebut Ahok ingin menemui Ma'ruf Amin saat bebas dari Rutan Mako Brimob. Kepada Djarot, Ahok menyampaikan tak memiliki masalah pribadi dengan Ketua MUI itu.

"(Kita) ngobrol masalah pencalonan yang Pak Jokowi sama Pak Ma'aruf Amin. Kita tahu seperti apa dulu kan, tapi dia bilang apa enggak apa-apa mas ya bagus, kita akan bantu. Nanti kalau saya keluar, saya (Ahok) mau ketemu sama Ma'ruf Amin," ujar Djarot di Gedung Filatelli Jakarta Pusat, Kamis (16/8).

Selasa, 14 Agustus 2018

Aher sempat berharap jadi cawapres Prabowo


Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku sempat terkejut dengan terpilihnya Sandiaga Uno sebagai pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Meski begitu, ia siap mengamankan suara di Jawa Barat untuk mereka. - poker indonesia

Dari awal, Aher memprediksi Prabowo akan berpasangan dengan kader dari PKS yang mana dirinya masuk sebagai salah satu kandidat kuat. Asumsi itu muncul saat ia diperintahkan pengurus partai pusat untuk mengundurkan diri dari pencalegan di DPR RI.

"Ya kan dari awal diprediksi bakal berpasangan dengan kader PKS, salah satunya sama Aher (Ahmad Heryawan). Makanya selama satu minggu (sebelum pengumuman pasangan) saya di Jakarta," katanya di rumah kontrakannya di Komplek Setra Duta, Kecamatan Hegarmanah, Kota Bandung, Senin (13/8) malam.

Meski begitu, Aher mengaku tidak masalah dengan keputusan yang diambil Prabowo. Pasalnya, semua sudah melalui mekanisme yang berlaku dan sesuai persetujuan partai koalisi.

"Secara pribadi dan kelembagaan, saya tentu akan memenangkan Prabowo-Sandi. Apalagi, sekarang kampanyenya lama. Mulai September, ya hampir lima bulan," terangnya.

Disinggung mengenai peluang jadi Ketua Tim Sukses (Timses), Aher mengaku belum mendapatkan informasi mengenai hal itu. Menurutnya, mekanismenya sedang dirumuskan oleh partai.

Sambil menunggu tugas yang diberikan, suami dari Netty Prasetyani itu sedang menikmati kehidupannya yang tanpa jabatan. Rencana terdekat, ia akan melaksanakan ibadah haji.

"Ya sekarang saya ke pasar, belanja keperluan di rumah. Nanti Rabu saya ke asrama haji. Mau ibadah, insya Allah," pungkasnya.

Lira jatuh, turis penuhi toko barang mewah di Istanbul


Sejumlah turis asing di Turki rela antre di depan toko yang menjual barang-barang mewah. Ini terjadi usai mata uang Lira jatuh ke titik terendah.

Antrean terlihat mengular di depan gerai Chanel dan Louis Vuitton di Nisantasi, sebuah lingkungan elit di Istanbul. - poker online terbaik

"Kami membeli pakaian, kami membeli make up, kami membeli barang-barang branded. Harganya sangat murah", ujar turis wanita asal Kuwait, Fatima Ali yang datang bersama kedua putrinya, dikutip dari Express, Selasa (14/8).

Dia mengatakan siap untuk mengisi kopernya dengan barang-barang mewah tersebut.

Seorang turis asal Kuwait lainnya berharap krisis Lira akan segera membaik demi kesejahteraan warganya. "Kami berharap bahwa mata uang Turki, untuk kesejahteraan warga Turki, akan membaik. Namun dalam waktu bersamaan, kami sebagai turis berharap nilai mata uang Lira akan tetap seperti sekarang ini," kata Khalid al-Fahad.

Seorang turis dari Mesir memperkirakan dia bisa menghemat sekitar USD 1000 jika dibandingkan membeli barang yang sama di negaranya.

Karyawan di sebuah toko pakaian mewah yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, jumlah pengunjung yang datang lebih tinggi dibandingkan dengan hari sibuk lainnya.

Nilai tukar lira sudah turun sebesar 40 persen terhadap dolar Amerika Serikat tahun ini di tengah kekhawatiran mengenai kebijakan ekonomi yang dijalankan Presiden Tayyip Erdogan, dan seruannya agar suku bunga diturunkan, dan memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat.