BERITA INDOLAH

Berita International | Berita Nasional | Berita Bola | Viral | Tips trik | Life Style |

BERITA INDOLAH

TIPS TRIKS

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label BERITA INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Agustus 2018

Lira jatuh, turis penuhi toko barang mewah di Istanbul


Sejumlah turis asing di Turki rela antre di depan toko yang menjual barang-barang mewah. Ini terjadi usai mata uang Lira jatuh ke titik terendah.

Antrean terlihat mengular di depan gerai Chanel dan Louis Vuitton di Nisantasi, sebuah lingkungan elit di Istanbul. - poker online terbaik

"Kami membeli pakaian, kami membeli make up, kami membeli barang-barang branded. Harganya sangat murah", ujar turis wanita asal Kuwait, Fatima Ali yang datang bersama kedua putrinya, dikutip dari Express, Selasa (14/8).

Dia mengatakan siap untuk mengisi kopernya dengan barang-barang mewah tersebut.

Seorang turis asal Kuwait lainnya berharap krisis Lira akan segera membaik demi kesejahteraan warganya. "Kami berharap bahwa mata uang Turki, untuk kesejahteraan warga Turki, akan membaik. Namun dalam waktu bersamaan, kami sebagai turis berharap nilai mata uang Lira akan tetap seperti sekarang ini," kata Khalid al-Fahad.

Seorang turis dari Mesir memperkirakan dia bisa menghemat sekitar USD 1000 jika dibandingkan membeli barang yang sama di negaranya.

Karyawan di sebuah toko pakaian mewah yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, jumlah pengunjung yang datang lebih tinggi dibandingkan dengan hari sibuk lainnya.

Nilai tukar lira sudah turun sebesar 40 persen terhadap dolar Amerika Serikat tahun ini di tengah kekhawatiran mengenai kebijakan ekonomi yang dijalankan Presiden Tayyip Erdogan, dan seruannya agar suku bunga diturunkan, dan memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat.

Minggu, 08 Juli 2018

Kecelakaan Maut Menewaskan Seorang Ayah dan 4 Putri Cantiknya, Hanya Istrinya yang Selamat


Seorang pria dari New Jersey dan empat putrinya yang berusia 13 hingga 20 tahun, tewas dalam kecelakaan mengerikan di Delaware, kata polisi negara bagian pada hari Sabtu (07/07/2018).

Satu-satunya yang selamat adalah sang istri yang berusia 53 tahun, yang saat kecelakaan berada di kursi depan.

Kecelakaan itu terjadi pada hari Jumat sore (06/07/2018) di State Route 1 Highway di Townsend.

Mereka naik mobil Toyota Sienna 1998 dan kembali ke New Jersey.

Seorang teman keluarga, Linda Douglas, mengidentifikasi sang ayah bernama Audie Trinidad, anak perempuan berusia 20 tahun (Kaitlyn), anak perempuan berusia 17 tahun (Danna), dan dua anak kembar remaja sebagai Allison dan Melissa.

"Anak-anak perempuan itu sangat manis kepada keluarga saya dan memiliki kasih yang besar kepada putri saya," katanya, menurut surat kabar itu.

Linda memulai halaman GoFundMe untuk donasi atas nama ibunya, Mary Rose.

Masyarakat Amerika Filipina Teaneck juga mengirimkan ucapan belasungkawa mereka di Facebook Sabtu lalu.

"Tuhan mengambil terlalu banyak malaikat dari kami kemarin," kata posting itu.

Terpal biru dan merah yang menutupi mobil Toyota Sienna dengan bagian depannya hancur terlihat dalam foto yang diambil dari lokasi tabrakan yang fatal.

Polisi Negara Bagian M. Cpl. Melissa Jaffe mengatakan pada hari Jumat bahwa truk pickup menuju ke selatan melintasi median (jalur pemisah) dan menabrak mobil Mercury Sable ke arah utara.

Tidak jelas apa yang menyebabkan truk pickup menyeberang median.

Jaffe mengatakan mobil itu berhenti di median, sementara truk pickup melanjutkan perjalanan ke selatan di jalur utara dan ditabrak oleh mobil Toyota Sienna yang membawa keluarga New Jersey.

Dua penumpang truk pickup dan satu penumpang mobil dibawa ke rumah sakit dengan luka yang tidak mengancam nyawa.

"Saya tidak bisa membayangkan. Kehilangan empat anak dalam kecelakaan adalah sesuatu yang tidak pernah terdengar," katanya.

"Pria dan istrinya mengenakan sabuk pengaman, sedangkan anak-anaknya tidak," kata polisi. 

Sopir pickup itu, seorang pria berusia 44 tahun dari East New Market, Maryland, penumpangnya dirawat dan dibebaskan, kata polisi.

Mereka memakai sabuk pengaman.

Pengemudi mobil Sable, seorang pria 24 tahun dari Bethlehem, Pennsylvania, juga dirawat dan dibebaskan.

Dia mengenakan sabuk pengaman, kata polisi.

Penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, kata polisi.

April Kinsey, seorang penduduk di lingkungan sekitar, mengatakan kepada News Journal of Wilmington bahwa dia menutup mulutnya setelah dia mengetahui tingkat kehancuran mobil tersebut.

"Ini menyedihkan, tetapi itu tidak mengejutkan saya," katanya, seraya menambahkan bahwa bentangan jalan raya sering mengalami tabrakan.

Atap kendaraan itu tampaknya telah diputus oleh petugas penyelamat dan terbalik di tanah di dekatnya.

"Ini sungguh memilukan. Seperti yang dapat Anda bayangkan bagi kita yang memiliki keluarga dan anak-anak... saya merasa sangat sedih dengan keluarga ini," kata Jaffe.

Unit Rekonstruksi Tabrakan Polisi Taman Negara Bagian Delaware memimpin penyidikan insiden ini.

Dibuang Orangtua karena Bibir Sumbing, Gadis Ini Tumbuh Menjadi Sangat Cantik saat Dewasa


Mempunyai keturunan adalah idaman para orangtua.

Usaha terbaik dilakukan untuk mendidiknya agar menjadi anak yang berbakti.

Perasaan ini mungkin tidak dirasakan oleh pasangan suami istri Zhang, asal Tiongkok.
Namanya Li Lan. Dia adalah anak kandung pasangan suami istri Zhang.


Pasangan suami istri Zhang yang sudah mempunyai seorang anak laki-laki ingin menambah satu anak lagi agar menjadi sepasang.

Namun, tak disangka, anak keduanya perempuan, dan terlahir cacat.

Namanya Li Lan, dia adalah anak kandung pasangan suami istri Zhang.

Zhang dan istrinya pun membayangkan dewasa nanti, anak perempuannya ini juga tidak ada yang mau menikahinya.

Li Lan justru mungkin akan berdampak buruk pada anak laki-lakinya nanti tidak mendapatkan isteri.

Lalu mereka pun membuang anak perempuannya yang berbibir sumbing itu di pinggir jalan.

Beruntung bayi malang itu ditemukan pasangan baik hati Li Jian dan istrinya, kemudian membawanya pulang.

Pasangan Li Jian dan istrinya sudah menikah tujuh atau delapan tahun lamanya, tapi mereka belum juga memiliki anak.

Pasangan ini pun sangat suka ketika melihat bayi mungil yang dipungutnya itu, meski sedikit cacat.

Sekarang ditambah dengan satu anak perempuan, dan mereka masih sanggup merawatnya kalau hanya sekadar untuk makan sehari-hari.

Namun, terkait bibir sumbingnya itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk operasinya.

Tetangganya menyarankan lebih baik anak angkatnya itu diserahkan ke yayasan kesejahteraan sosial anak, tapi mereka menolaknya.

Dan sejak itu, suami-istri ini pun mulai hidup hemat, berencana membawa anak perempuannya ke rumah sakit di kota untuk operasi bibr sumbingnya.

Saat Li Lan berusia 5 atau 6 tahun, suami istri ini membawanya ke rumah sakit di kota, dan menurut dokter setempat, bibir sumbing putrinya harus dioperasi sekitar lima atau enam kali, dan secara bertahap baru bisa pulih.

Pasutri ini sangat gembira mendengar kabar baik ini, meski biaya operasinya mahal, tapi mereka telah melihat harapannya di depan mata.

Waktu bergulir dengan cepat, sekejap mata Li Lan pun sudah berusia 20 tahun, ia tumbuh dengan paras yang cantik, bibirnya juga nyaris sempurna setelah beberapa kali operasi.


Setelah lulus, Li Lan bekerja di sebuah perusahaan produk makanan, karena kemampuan kerjanya yang mengesankan, sehingga dengan cepat ia dipromosikan sebagai manajer.
Sebagai bentuk balas budi atas perawatan orangtuanya selama ini, Li Lan membangun sebuah rumah baru dua lantai, dan mobil untuk orangtua angkatnya.

Berkat karirnya yang cemerlang, Li Lan mendirikan sebuah pabrik pengolahan kedelai di desanya.

Ia pun sempat bertemu dengan kedua orangtua kandungnya.

Bukan mengusirnya, justru Li Lian melakukan hal ini.

Ia mengambil sebuah amplop besar kemudian diserahkan ke orangtua kandungnya.

Setelah itu, Li Lan dan orangtuanya angkatnya meninggalkan mereka.
Sementara itu, orangtua kandung Li Lan membuka amplop dari Li Lan, putri kandungnya, di dalam amplop terselip uang sebesar 50 juta rupiah dan secarik kertas berisi satu kalimat singkat:

"Terima kasih telah melahirkan saya ke dunia, dan jangan pernah bertemu lagi."



Jumat, 06 Juli 2018

Menteri Perdagangan Lukita Respon Ancaman Perang Dagang Presiden Donald Trump ke Indonesia


Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita berkomentar terkait ancaman perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia.

Trump mengancam bakal mengenakan tarif ke-124 pada produk asal Indonesia menyusul defisit yang terjadi pada AS dalam hubungan dagang dengan Indonesia.

Enggartiasto mengakui bahwa kini Pemerintah AS sedang mengevaluasi keberadaan generalized system of preference (GSP) yang diberikan ke produk-produk asal Indonesia.


"Ya GSP-nya itu, kita termasuk dalam negara yang memiliki surplus besar, makanya kami juga sudah kirim surat dan kami sudah menyampaikan mengenai yang pasti ada perbedaan angka dulu, bagaimana menghitungnya, jumlah defisit mereka dengan surplus kita berbeda angkanya," ujar Enggar di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Enggar meyakini bahwa berdasarkan hitungan yang dilakukannya surplus Indonesia bukan berasal dari daftar bea masuk untuk dikenakan.

Untuk itu, pendekatan dan lobi digunakan Kemendag untuk menyampaikan hal tersebut. Enggar juga menambahkan, Duta Besar Indonesia di AS pun telah diminta untuk membantu Kemendag.

"Dubes kita di Amerika juga menyampaikan pendekatan dan saya sendiri melakukan komunikasi dengan Amerika untuk meyakinkan, sebab pada dasarnya kita tidak setuju dengan perang dagang karena semua pihak akan dirugikan, kita lebih senang kolaborasi," tutur Enggar.

Meski demikian, Enggar menegaskan, Pemerintah Indonesia tak segan mengambil tindakan jika Trump tetap dengan ancamannya.

"Tetapi, kalau kita dapat tekanan, maka hal itu (perang dagang) bisa kita lakukan. Sama halnya dengan AS dan China. Imbasnya akan berdampak di seluruh dunia," sambung Enggar.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai melayangkan peringatan kepada Indonesia karena jumlah ekspor ke AS lebih tinggi dibanding jumlah ekspor AS ke Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Sofjan Wanandi saat acara halal bihalal di kantor Apindo, Kamis (5/7/2018) malam.

"Dia (Trump) sudah kasih kita warning bahwa ekspor kita lebih banyak pada dia dan kita harus bicara pada dia mengenai beberapa aturan-aturan di mana dia memiliki special tariff placement yang dia mau cabut. Itu terutama di bidang tekstil dan lain-lain," kata Sofjan di hadapan pengurus Apindo.

Ratusan Produk Indonesia Terancam
Hasil gambar untuk produk indonesia

Ada lebih dari 100 produk asal Indonesia sebagai komoditas ekspor ke Amerika Serikat yang terancam oleh peringatan Presiden AS Donald Trump mengenai perang dagang.

Berdasarkan informasi dari Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Sofjan Wanandi, Trump sudah memberi peringatan kepada Indonesia karena neraca perdagangan AS defisit, di mana jumlah ekspor asal Indonesia lebih banyak.

"GSP (Generalized System of Preference) kita sedang di-review. Ada sekitar 124 produk dan sektor yang saat ini sedang dalam review, termasuk di dalamnya kayu plywood, kapas, macam-macam," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Hubungan Internasional dan Investasi Shinta Widjaja Kamdani saat acara halal bihalal Apindo, Kamis (5/7/2018) malam.

GSP sendiri merupakan kebijakan AS berupa pembebasan tarif bea masuk terhadap impor barang-barang tertentu dari negara-negara berkembang.

GSP menjadi satu-satunya tumpuan Indonesia untuk menjalin hubungan dagang dengan AS.

Jika dilihat dari riwayatnya, program GSP telah berlangsung sejak 1976, lalu sempat dihentikan pada 2013, kemudian dilaksanakan kembali Juni 2015 silam. Jika kebijakan GSP ditiadakan, maka dampaknya akan langsung terasa ke neraca perdagangan Tanah Air karena akan ada tarif yang dikenakan jika Indonesia mengekspor ke AS.

"Tekstil sih sebenarnya enggak masuk dalam 124 tadi, tapi itu juga akan di-review secara menyeluruh untuk lebih mendapatkan manfaatnya. Lalu juga ada produk-produk pertanian, udang dan kepiting kalau enggak salah," tutur Shinta.

Berdasarkan data ekspor impor Indonesia yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 25 Juni 2018, tertera AS sebagai satu dari tiga pangsa ekspor nonmigas terbesar Indonesia. Ekspor nonmigas ke AS dari Januari sampai Mei 2018 tercatat sebanyak 10,91 persen dari total ekspor atau setara dengan nominal 7,43 miliar dollar AS.

Jumlah ekspor nonmigas ke AS mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor nonmigas ke AS pada Januari hingga Mei 2017 tercatat hanya sebesar 7,17 miliar dollar AS.

Mata uang Yuan China Anjlok
Renminbi

Mata Uang China melemah ke titik terendahnya terhadap dollar AS dalam enam bulan belakangan.

Pelemahan ini menimbulkan spekulasi bahwa China sengaja membiarkan nilai mata uangnya jatuh sebagai salah satu strategi perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Dikutip melalui CNBC, dengan membiarkan nilai yuan jatuh terhadap dollar AS, maka harga barang-barang China aka menjadi jauh lebih murah di pasar internasional.

Namun, analis meragukan pelemahan yuan disengaja oleh China.

"Nampaknya yang terjadi kali ini adalah devaluasi yang tidak terlalu signifikan yang menciptakan keributan yang cukup besar pada pagi ini. Kondisi pasar saat ini juga sedang mengkhawatirkan," ujar Boris Schlossberg dari BK Asset Management.

Kecemasan di pasar mata uang meningkat selepas Presiden Trump mengatakan pihaknya akan merombak kembali Komite Investasi Asing Amerika Serikat (CFIUS) yang aka menentukan izin kepemilikan asing perusahaan AS oleh China.

Langkah trump kali ini dilihat sebagai melunaknya kebijakan Trump yang sebelumnya sempat diberitakan akan melarang perusahaan dengan kepemilikan sebesar 25 persen oleh China untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan AS.

Yuan pun telah melemah terhadap dollar AS sejak awal bulan ini. Dollar AS menguat hingga 6,6145 terhadap yuan. Angka ini adalah yang tertinggi sejak Desember 2018 lalu, meskipun kemudian kembali melemah tipis selepas isu perombakan CFIUS.

Sebelumnya, China kerap dituduh oleh AS dengan sengaja membiarkan nilai mata uangnya terdepresiasi untuk mendorong ekspor mereka. Meskipun tahun ini, AS berhenti menyebut China sebagai 'manipulator kurs', dan mata uang China relatif terjaga dan stabil.

Analis pun menyebut China sepertinya tidak secara sengaja membiarkan mata uangnya melemah terhadap dollar AS, meskipun China juga mungkin menggunakan sedikit pengaruh dari pelemahan ini.

"Secara teori, perang dagang jika terus menerus dapat memicu perang kurs, akan tetapi saya pikir tidak ada pihak yang ingin mencapai titik ini," ujar Currency Strategist Deutsche Bank Alan Ruskin.

Dirinya menambahkan, adanya relaksasi kebijakan moneter China juga menjadi salah satu faktor yang mendorong pelemahan yuan terhadap dollar AS.

Selasa, 03 Juli 2018

Duh! Gurita Peramal Kemenangan Jepang di Piala Dunia 2018 Telah Dibunuh dan Dijual Untuk Dimakan!


Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan beragam binatang yang katanya bisa meramal.

Binatang ini sering muncul pada saat adanya pergelaran pertandingan olahraga dunia.

Mulai dari gajah, kera, sampai gurita, semua bisa meramalkan tim mana yang akan menang.

Pada saat Piala dunia 2018 berlangsung kini, ada seekor gurita dari Jepang yang dikabarkan juga bisa meramal.

Namun ada kabar kalau gurita itu sudah tidak ada, alias dibunuh dan dijual oleh sang pemilik.

Wah, kenapa, ya?

Langsung simak di bawah ini, yuk!

Lebih Mementingkan Bisnis

Adalah Rabiot, gurita terkenal yang ditangkap oleh seorang nelayan di Obira, Hokkaido.

Rabiot berhasil memprediksi kemenangan timnas Jepang yang berlaga di Piala Dunia 2018.

Ia benar saat memprediksi kemenangan Jepang saat melawan Kolombia, seri saat melawan Senegal, dan kalah saat melawan Polandia.

Tentu saja karena prediksinya yang tepat, Rabiot dengan cepat jadi terkenal dan jadi perbincangan nasional.

Rabiot ‘meramal’ dengan cara memilih salah satu dari 3 makanan yang diletakkan dalam keranjang.

Makanan itu masing-masing mewakili kemenangan, kekalahan, dan hasil seri.

Kemudian Rabiot akan berenang mendekati salah satu dari makanan itu.

Namun sayangnya umur Rabiot tidak berlangsung panjang.

Kimio Abe, nelayan yang menangkap Rabiot, memutuskan untuk memutuskan untuk membunuh dan menjual gurita peramal tersebut.

Ia berkata kalau dirinya lebih mementingkan bisnisnya daripada membiarkannya hidup hanya untuk meramal.

Namun Ia juga berharap bisa menangkap Rabiot kedua yang bisa meramal juga.

Sebelumnya, gurita bernama Paul juga terkenal setelah dengan tepat memprediksi kemenangan Jerman dalam setiap pertandingan di Piala Dunia 2010.

Wah, unik banget, ya?

Apakah gurita itu benar-benar bisa meramal atau hanya kebetulan?

Bagaimana menurut Anda?

Sabtu, 30 Juni 2018

Khawatir Putranya Suka Sesama Jenis, Suami Istri Lakukan Hal Tak Terduga


Sepasang suami istri terbukti bersalah oleh Reading Crown Court atas kejahatan yang mereka lakukan 19 tahun silam terhadap putranya.

Keduanya mencoba memberikan terapi terhadap putranya yang saat itu mereka anggap memiliki kecenderungan menjadi seorang gay.


Tapi cara tersebut menurut hakim keliru, karena orangtuanya mengajak si anak untuk berhubungan badan dengan ibunya.

Sementara sang ayah mengaku kepada polisi bahwa tindakan tersebut bagian dari pendidikan seksual terhadap sang putra.

Sepasang suami istri itu berdalih merasa khawatir soal kemungkinan putranya menjadi penyuka sesama jenis seperti dilansir Mirror.

Karena kejahatannya tersebut pasangan asal Barnetby di Lincolnshire Utara itu harus menjalani hukuman penjara 15 tahun.

Sebenarnya, sang anak telah memberitahu polisi apa yang dialaminya pada pada 1998, tapi sang ayah mampu mengelabui detektif.

Bertahun-tahun kemudian, korban yang kini berusia 30-an kembali menceritakan masa lalunya kepada polisi dan kali ini mereka serius menanggapinya.

Akhirnya polisi mengenakan tuduhan kepada ayah dan ibu tirinya telah melakukan serangkaian pelanggaran seksual.

Di pengadilan jaksa Ruby Silva menjelaskan bagaimana pasangan ini memperlakukan anaknya itu.

Jaksa menyebut mereka melakukan pelecehan seksual terhadap anak mereka ketika berusia 11 tahun.

Hasil interogasi polisi terhadap sang ayah jaksa Silva bacakan.

Terungkap, semua itu dilakukan sang ayah karena dibayangi ketakutan yang tak masuk akal jika anaknya bakal menjadi homo.

Pengadilan akhirnya memutuskan sang ayah yang kini berusia 60 tahun bersalah atas tuduhan tindakan tidak senonoh terhadap anaknya.

Apalagi, si pria mempersilakan istrinya untuk menggauli putranya.

Jaksa mengadu kepada hakim Maria Lamb bahwa pasangan ini selama medio 1990-an akan memaksa anaknya untuk menonton mereka berhubungan seks.

Penasihat hukum Timothy Shorter, mewakili ayah anak tersebut, mengatakan kliennya mengakui kekejamannya.

Sementara itu Shaun Smith, pengacara untuk ibu tiri, membantah kliennya telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap si bocah selama bertahun-tahun.

Hakim Lamb tidak percaya pembelaan Shaun Smith dan menegaskan apa yang dilakukan kliennya dan suaminya telah merusak kehidupan sang putra.

“Anak ini telah diabaikan oleh ibunya dan sangat rentan," ujar hakim tersebut.

“Anda berdua berpendapat seluruh proses persidangan ini sangat membebani Anda. Ini akan memberi Anda benar-benar tidak ada mitigasi. Ini adalah kesadaran Anda tentang benar dan salah.

"Kerusakan yang telah kalian lakukan tidak bisa diterima," tambah hakim itu.

Hakim Lamb juga mengutuk keras tindakan sang ibu tiri.

“Untuk kepuasan seksual pribadi Anda sendiri, Anda melakukan tindakan seksual pada seorang anak lelaki yang menganggap Anda sebagai ibunya. Ini adalah salahmu," tambah hakim Lamb.

Hakim menghukum ibu tiri sembilan tahun penjara dan ayahnya enam tahun penjara.

Kisah Mengharukan, Gadis Ini Rela Sumbangkan Kepala dan Anggota Tubuh untuk Penelitian Medis


Kisah mengharukan datang dari Lou Tao (29), seorang mahasiswi pascasarjana di Peking University, China.

Ia menyadari bahwa kepalanya bisa menjadi bantuan besar bagi para ahli untuk menemukan obat.

Karena itu, ia mewasiatkan untuk menyumbang kepala dan tubuhnya bagi sains.


Saat itu Lou Tao bercerita, ia tengah sekarat.

Dokter mengatakan pada dirinya bahwa ia menderita penyakit kelemahan yang disebut Amytrophical lateral sclerosis (ALS) atau dikenal sebagai penyakit saraf motorik (motor neurone disease).

Obat untuk ALS belum ditemukan. Meskipun demikian, perawatan yang tepat dapat membantu mengontrol penyakit, mencegah komplikasi yang tidak perlu, dan membuat hidup dengan penyakit ini lebih mudah.

Mengetahui tidak ada obat untuk penyakitnya, Lou sadar dirinya sekarat.

Namun, daripada memikirkan tubuhnya sendiri, ia belajar apa yang dapat ia lakukan setelah meninggal.

Lou tahu betapa beratnya bila menderita ALS dan betapa menyakitkan hati di akhirnya. Dihadapi masalah ini, ia pun memutuskan untuk menyumbangkan seluruh organ tubuh yang diperlukan, termasuk kepalanya, bagi ilmu pengetahuan (sains).

Dengan demikian, para ahli dapat menganalisanya. Harapannya, hal itu dapat mengembangkan sebuah obat bagi penyakit ALS dari penelitian tersebut.

Lou bercerita, ia mengetahui kalau ia menderita ALS pada Oktober 2015. Suatu hari ia tidak bisa menggerakkan kakinya dan merasa fisiknya melemah sejak Agustus 2015.

Ia pun menjalani beberapa tes kesehatan dan akhirnya didiagnosa dengan penyakit ALS pada akhir Januari 2016. Itu sebabnya ia menuliskan dalam surat wasiatnya untuk menyumbangkan seluruh tubuhnya untuk sains.

“Setelah aku meninggal, aku ingin menyerahkan kepalaku bagi penelitian kedokteran dan berharap penyakit saraf motorik dapat disembuhkan segera sehingga penderita penyakit ini lainnya dapat sembuh dari sakit. Tolong lakukan kata-kataku ini: sumbangkan seluruh organ tubuhku untuk pasien yang membutuhkan, selama hal itu dapat membantu menyelamatkan hidup mereka,” tulis Lou Tao dalam surat wasiatnya.

Dilansir dari situs AsianOne, dikatakan juga bahwa ia ingin abunya disebar di Sungai Yantgze.

Ia ingin dibiarkan untuk pergi dengan tenang, tanpa suatu jejak, hanya seakan ia tidak pernah ada di dunia ini.

Dalam salah satu kalimat yang dia tulis di surat wasiatnya dikatakan, ”Arti kehidupan tidak dibatasi oleh betapa lama atau pendeknya seseorang hidup, lebih baik kehidupan diukur dengan kualitas hidup seseorang.”

Jumat, 29 Juni 2018

Jenderal di Korea Utara Dihukum Mati dengan 90 Peluru Bersarang di Tubuhnya, Ini Penyebabnya


Hukuman mati ditimpakan atas seorang perwira Angkatan darat (AD) Korea Utara berpangkat Letnan Jenderal.

Seorang perwira AD Korea Utara (Korut) dengan pangkat Letnan Jenderal dijatuhi hukuman mati.

Penyebabnya sepele, Letnan Jenderal itu hanya memberi tambahan ransum makanan kepada prajuritnya.


Tapi pihak AD Korut menilai perbuatannya itu adalah penyalahgunaan wewenang serta melakukan tindakan pelanggaran anti-partai.

"Di sebuah ruang rapat di Pusat Kebudayaan 25 April di distrik Moranbong, sebuah sidang dihadiri Ketua Komite DepartemenB imbingan dan Organisasi Partai Pekerja Korea," kata seorang sumber di Pyongyang kepada NK Daily, pada Sabtu (22/6) seperti dikutip dari Kompas.com.
Dalam sidang itu diputuskan bahwa terdakwa dijatuhi hukuman mati yang akan disaksikan langsung oleh para pejabat tinggi Korut.

"Selanjutnya, sebuah eksekusi publik yang juga dihadiri para pejabat tinggi dilakukan di lapangan tembak Akademi Militer Kang

Kon di distrik Sunan, Pyongyang," tambah sumber tersebut.

Identitas Letnan Jenderal itu kemudian diungkapkan ke publik.

Ia adalah Letjen Hyon Ju Song yang sebelumnya menjabat sebagai direktur divisi Inspeksi Kementerian Angkatan Bersenjata

Korea Utara.

Hyon Ju Song lahir di Kanggye, provinsi Chagang pada 1962 dan bergabung dengan Unit 974 angkatan darat setelah lulus dari SMA Nammun.

Setelah menjalani pendidikan militer, Hyon ditugakan sebagai anggota komite sentral Partai Pekerja Korea Utara.

Disana ia ditunjuk sebagai komandan kompi pengamanan rumah persitirahatan O Jin U, mantan menteri angkatan bersenjata Kim Jong-il.

Sesudahnya, Hyon menyelesaikan pelatihan komandan batalion di Akademi Militer Taechon dan bertugas sebagai komandan departemen pelayanan garis belakang AD Korut.

Setelah naik pangkat sebagai kolonel, dia kemudian menjadi kepala unit inspeksi khususnya di bagian pasokan bahan bakar.

Eksekusi mati terhadap pria dengan karier militer yang cemerlang ini disebabkan tuduhan penyalahgunaan wewenang,

menguntungkan musuh, dan perbuatan anti-partai.

"Saat memeriksa pasokan bahan bakar di stasiun peluncuran satelit Sohae pada 10 April lalu, Hyon mengatakan kami tak perlu

lagi menderita dan mengencangkan ikat pinggang untuk membuat roket atau senjata nuklir," ujar sang sumber.

"Pernyataan ini dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang dan sebuah pernyataan pengkhiatanan yang menentang kebijakan

Partai yang mengutamakan militer," tambah dia.

Sumber itu melanjutkan, Hyon kemudian memerintahkan untuk mengirim 1 ton bahan bakar, 580 kilogram beras, dan 750

kilogram jagung untuk para perwira yang bertugas di stasiun peluncuran satelit itu. 

"Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap 10 prinsip penegakan sistem satu ideologi partai," lanjut sang sumber.

Hyon kemudian ditahan karena dianggap gagal merahasiakan urusan partai, militer, dan institusi pemerintah.

Dia juga menunjukkan kemurahan hati dengan mengirimkan bahan makanan dan bahan bakar di luar jatah yang sudah

ditetapkan, dan salah memahami ideologi partai.

Saat menerima laporan akan perbuatan Hyon, Kim Jong Un murka.

"Mengidolakan seorang perwira korup di angkatan bersenjata merupakan racun bagi ideologi. Kita harus menyingkirkan racun

ideologi itu," kata para sumber itu menirukan ucapan Kim Jong Un.

Hyon kemudian diadili dan dibawa ke Akademi Militer Kang Kon.

Di sana riwayatnya berakhir ditembak mati dengan 90 peluru bersarang di tubuhnya.

Kamis, 28 Juni 2018

Tambah jatah makan pasukan, jenderal ini dieksekusi mati Kim Jong-un


Seorang perwira tentara berpangkat tinggi di Korea Utara dieksekusi karena memberi pasukannya tambahan jatah makan dan bahan bakar. Eksekusi itu dilakukan atas perintah pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Letnan Jenderal Hyon Ju-song ditembak dengan 90 butir peluru oleh sembilan orang yang termasuk dalam regu eksekusi terpidana mati.

Menurut laporan media setempat, sebagaimana dikutip dari metro.co.uk, Kamis (28/6), Jenderal Hyon dieksekusi di pusat tembak Akademi Militer Kang Kon yang terletak di Distrik Sunan, Pyongyang.

Dia dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan, mengambil keuntungan dari musuh, dan mengambil bagian dalam tindakan anti-pemerintah.

'Kejahatan' Jenderal Hyon terendus saat dia mendistribusikan pasokan tambahan kepada pasukannya di stasiun peluncuran satelit April lalu. Adapun pasokan tambahan yang dikirim antara lain, 1 ton bahan bakar, 580 kilogram beras, dan 750 kilogram jagung.

"Saat memeriksa pasokan minyak di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae, Hyon menyatakan bahwa dia dan pasukannya tidak lagi harus menderita dan mengencangkan ikat pinggang saat membuat roket dan senjata nuklir," ungkap surat kabar tersebut.

"Ini dianggap sebagai tindakan anti-Pemerintah dan melanggar Sepuluh Prinsip untuk Pembentukan Sistem Ideologi Satu Pihak," tutup laporan tersebut.

Rabu, 27 Juni 2018

3 Kasus Mengerikan yang Menghantui Masyarakat China, Bahkan Masih Menyisakan Misteri Hingga Kini!


Belum lama ini pembunuhan mengejutkan terhadap seorang pramugari cantik asal China selama perjalanan pulangnya dari bandara yang menggunakan layanan taksi online Didi Chuxing, telah berada di daftar tren teratas di media sosial China bulan lalu.

Tersangka utama dalam kasus itu adalah seorang driver Didi bernama Liu yang pada awalnya hilang amun polisi akhirnya menemukan jenazahnya di sungai.

Bagi yang belum membaca artikelnya bisa membaca pada link di bawah ini.

Pria itu diduga melompat ke sungai dan tewas tenggelam setelah membunuh seorang pramugari cantik yang memesan jasa taksi onlinenya lewat Didi.

Ini adalah pembunuhan tragis yang dikenal sebagai 'Kasus Pembunuhan Didi'.

Namun, sebenarnya ada 3 kasus yang masih menghantui masyarakat China.

Ini adalah kasus yang belum bisa terpecahkan dan masih menyisakan misteri bahkan sampai saat ini.

Berikut kasus-kasus yang menyisakan misteri kelam di China tersebut:

1. Kasus hilangnya mobil Dushanzi


Pada 20 Oktober 1996, dua pria muda dari Dushanzi di provinsi Xinjiang bernama Guo Nonggeng dan Wang Changrui (keduanya Han Cina) menghilang tanpa jejak setelah mereka memulai perjalanan ke Urumqi.

Orang-orang itu menuju ke Urumqi untuk bergabung dengan pasar mobil bekas.

Namun mereka tidak pernah terlihat lagi setelahnya.

Meskipun ada penyelidikan dari pihak kepolisian yang ekstensif dan imbalan uang bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang kasus ini, kasusnya tetap tidak pernah terpecahkan.

Apa yang sangat membingungkan bagi para pihak berwenang yang menyelidiki kasus ini adalah bahwa bukan hanya dua orang yang hilang tanpa jejak, tetapi juga bahwa mobil mereka - Volkswagen Santana warna abu-abu - tidak pernah ditemukan.

Kedua pria itu berusia awal dua puluhan pada saat menghilang.

Orangtua dari kedua lelaki itu masih mencari mereka, dan media China kadang-kadang masih melaporkan kasus itu - meskipun tidak ada perkembangan.

2. Kasus hilangnya ilmuwan Peng Jiamu


Kasus Peng Jiamu adalah salah satu yang terkenal di China, yang telah ditulis secara terperinci baik dalam bahasa Mandarin maupun dalam bahasa Inggris.

Peng Jiamu adalah seorang ilmuwan dan penjelajah terkenal.

Lahir di Provinsi Guangdong pada tahun 1925, ia adalah lulusan biokimia yang kemudian bekerja di Institut Biokimia dan Biologi Sel Shanghai, yang bergabung dengan beberapa ekspedisi ilmiah ke Xinjiang sejak 1956.

Selama salah satu misi ini, pada tahun 1980 di gurun Xinjiang Lop Nur, yang disebut 'Wandering Lake,' Peng yang berusia 55 tahun adalah pemimpin tim riset dari 11 ilmuwan.

Namun dia menghilang dari kampnya pada sore hari tanggal 17 Juni, setelah meninggalkan pesan yang mengatakan dia akan pergi ke arah timur untuk mencari air karena dia dan timnya kehabisan air dan bahan bakar.

Karena Peng menghilang, timnya pun telah meminta penyelamatan melalui telegram, yang akan tiba pada hari berikutnya.

Lop Nur adalah lanskap pergeseran bukit pasir dan sebagian besar cekungan kering di mana Danau Tarim berada dulu.

Ini yang mencakup lebih dari 10.000 km persegi di Cekungan Tarim.

Daerah ini dikenal sebagai daerah berbahaya karena angin bertiup kencang, cuaca kering, suhu panas di siang hari, dan suhu yang sangat rendah di malam hari.

Pada tanggal 24 Juni, Radio PKC mengeluarkan siaran yang mengumumkan ilmuwan terkenal itu telah menghilang.

Meskipun operasi penyelamatan berskala besar melibatkan helikopter dan jip, Peng tidak ditemukan lagi.

Kehilangannya membuat heran karena Peng adalah peneliti dan penjelajah berpengalaman yang akrab dengan area tersebut.

Beberapa orang mengaitkan kasusnya dengan peristiwa supernatural, bahkan ada yang bilang ilmuwan tersebut diculik oleh alien.

Teori lain termasuk Peng yang dibunuh oleh sesama ilmuwan, atau dia membelot ke Uni Soviet.

3. Kasus pembununan Hubei


Kasus terkenal ini melibatkan pembantaian brutal terhadap 8 orang pada 26 Desember 2007 di sebuah pabrik di Kota Shangxinji, Kabupaten Hong'an, di Provinsi Hubei.

Ini dikenal sebagai kasus pembunuhan Hubei yang paling mengerikan.

Pembunuhan massal ditemukan oleh polisi setelah menerima beberapa panggilan pada pagi hari tanggal 27 Desember.

Mereka menemukan bahwa salah satu dari mereka yang dibunuh adalah Wang Shishu (56), seorang pria yang mengelola pabrik kapur di Kabupaten Hong'an.

Korban lainnya adalah istrinya Chen Xiaorun (54), keluarga sepupunya, dan tiga pekerja pabrik.

Empat dari korban berusia di atas 60, yang termuda baru berusia 9 tahun.

Menurut Shanghai Daily, enam dari korban ditemukan tewas di kamar tidur dengan tempat tidur mereka tidak tersentuh, menandakan mereka terbunuh sebelum tertidur.

Istri Wang Shishu ditemukan terbaring di genangan darah di dekat gerbang pabrik dengan tenggorokan yang terpotong.

Sementara mayat Wu Xiaofa, sepupu iparnya, ditemukan di selokan di samping jalan dekat pabrik.

Meskipun polisi menawarkan 50.000 yuan (Rp100 juta) bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang pelaku pembunuhan, kasus ini belum dipecahkan sampai hari ini.

Semua yang diketahui, adalah bahwa Wang Shishu memiliki uang yang dicuri darinya sebanyak 15.000 yuan atau Rp32 juta dalam bentuk tunai.

Enam minggu sebelum pembunuhan dan bahwa penyerang mengenakan sepasang sepatu kulit ukuran 40 (EU size).

Video Rekam Pesawat Jatuh, Remaja Ini Terlihat Keluar Hindari Api Berkobar dan Selamat


Video seorang remaja yang selamat dari musibah kecelakaan pesawat jadi sorotan.

Pesawat nahas yang ditumpangi orangtuanya bersama orangtuanya  jatuh dan terbakar di Detroit, Amerika Serikat (AS).

Dilaporkan Sky News Selasa (26/6/2018), dalam video yang beredar, terlihat seorang remaja keluar dari pesawat jenis Cessna 210 yang jatuh pada Minggu (24/6/2018).

Remaja tersebut diidentifikasi bernama Peyton Boaz, dan berusia 17 tahun. Setelah berhasil keluar, dia berlari sejauh mungkin.

Houston Chronicle memberitakan, Peyton dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar tingkat tiga.

Adapun orangtuanya, Greg dan Julie Boaz, tewas dalam kecelakaan. Dinas Aviasi AS berkata, keluarga itu berasal dari pinggiran Houston.

Saat kecelakaan terjadi, pesawat tersebut diduga hendak menuju Arkansas ketika pilot berkata pesawat bermasalah di roda pendaratan dan bahan bakar.

Pesawat bermesin tunggal tersebut kemudian menabrak pepohonan dan jatuh di tanah kosong dekat bandara sebelum terbakar.

Seorang warga setempat, Cordell Owens kepada WXYZ Detroit berkata mereka langsung keluar rumah ketika mendengar ada bunyi keras.

Ketika mereka melihat api sembakin membubung tinggi, dia mendengar ada suara seorang pria yang merintih dan berteriak.

"Saat itu juga, saya langsung bergegas membawa kapak, dan berusaha melubangi pesawat sehingga orang itu dapat keluar," kata Owens.

Palapa Bar yang terletak di Kemah, Texas, menulis ucapan duka cita mereka di laman Facebook. Pasangan Boaz merupakan pemilik dari tempat itu.

"Dengan rasa sedih dan hati yang berat kami mengumumkan kematian pendiri Palapa Bar, Greg dan Julie Boaz. Tuhan memberkati mereka," kata Palapa Bar.



Senin, 25 Juni 2018

Salah Pesan Taksi Online, Wanita Diperkosa dan Dibunuh, Mayatnya Disimpan di Dalam Freezer


Seorang wanita yang berasal dari kota Luoding di provinsi Guangdong Barat, Cina hilang setelah memesan jasa taksi online.

Jasad wanita berinisial OU (23) tersebut ditemukan dua hari kemudian di dalam freezer sebuah toko barbeku milik pria yang diduga merupakan pelaku.

Menurut saudaranya, OU bekerja sebagai resepsionis di sebuah gym dan merupakan pribadi yang lembut.

Kronologi pembunuhan OU terungkap setelah polisi berhasil menangkap peelaku pada 19 Juni 2018.

Berawal pada tanggal 17 Juni, OU keluar untuk makan malam bersama teman-temannya sepulangnya dari bekerja.

Saat hendak pulang kerumah, dirinya lupa membawa kunci dan memutuskan untuk menginap di sebuah hotel.

Setelah pihak hotel memberitahunya bahwa semua kamar telah penuh, dirinya pun memutuskan memesan taksi online untuk menginap di hotel yang lain, dilansir Shanghaiist dari The Cover.

Pada rekaman CCTV yang diunggah oleh k618.cn, OU tampak meninggalkan hotel dan masuk ke kendaraan putih setelah sopir melambai kepadanya.

Teman-teman OU mengatakan mereka tak bisa menghubungi OU pada pukul 4 pagi.

Setelah itu mereka pulang dan tidak pernah mendengar kabarnya lagi.

Menurut penyedia aplikasi layanan taksi online di China, Didi, mobil putih yang membawa OU bukanlah yang dia sewa.

Menurut Didi, sopir yang OU pesan akhirnya membatalkan pesanan setelah tak menemukan OU di hotel.

Dua hari kemudian polisi mengumumkan bahwa melalui rekaman CCTV mereka mengidentifikasi pengemudi mobil putih tersebut adalah pria bernama Zhang.

Setelah OU mengira Zhang sebagai sopir taksi onlinenya, Zhang membawa OU ke ladang miliknya selama 10 menit perjalanan.

Kemudian Zhang memperkosa dan membunuh OU, kemudian jasadnya disimpan ke dalam freezer toko barbeku miliknya.

Pada leher OU juga tampak luka bekas penganiayaan.

Pembunuhan mengerikan ini terjadi satu bulan setelah seorang pramugari berusia 21 tahun dibunuh oleh sopir taksi online di Zhenzou.

Pembunuhan tersebut memicu kemarahan nasional dan banyak yang mempertanyakan bagaimana standar keamanan layanan transportasi online terkemuka di China itu.

Didi pun meminta maaf dan mengumumkan telah melakukan berbagai perubahan, termasuk membatasi pesanan yang masuk dan memprioritaskan pelanggan yang sejenis pada tengah malam dan pagi hari.

Model Asal Irlandia Dilaporkan ke Polisi karena Promosikan Perjudian Daring


Model asal Irlandia yang tinggal di Thailand dan menjadi idola di dunia maya ini mempromosikan perjudian daring di mana para penggemar dapat bertaruh hasil Piala Dunia.

nextshark.com, Jessie Vard (19), bersama dengan empat model lainnya, ditangkap polisi karena mempromosikan perjudian online melalui media sosialnya.

Vard, tiba di Kantor Polisi Phayathai di Bangkok, Thailand pada (19/06/2018).

Model cantik yang memiliki lebih dari 180.000 pengikut di Instagram, membuat beberapa postingan di halaman Facebook-nya dengan gambar-gambar situs perjudian. Foto-foto tersebut telah dihapus dari akun media sosialnya.

Model remaja itu mengakui bahwa ia mengambil kompensasi untuk selfie yang ia posting online dan tidak sepenuhnya sadar bahwa mempromosikan situs taruhan itu ilegal, seperti dilaporkan nextshark.com.

Dia juga meminta maaf secara terbuka atas nama kelompok modelnya.

“Saya tidak tahu bahwa situs perjudian itu ilegal. Saya minta maaf kepada semua orang dan menerima kesalahan saya. Tolong jangan terlibat dengan situs-situs ini,” kata model itu.

Berdasarkan Undang-Undang Anti-Perjudian Thailand, Vard dituntut hukuman penjara hingga 1 tahun serta denda 1.000 baht Thailand atau sekitar Rp 430.000 menurut PBS Thailand.

Namun Vard telah dibebaskan dengan membayar jaminan.



Minggu, 24 Juni 2018

Disekap 2 Hari dan Diperkosa 3 Pria, Gadis 14 Tahun Trauma: Tolong Lepaskan Saya


Seorang gadis berusia 14 tahun diperkosa oleh 3 pelaku, 2 di antaranya masih di bawah umur.

The Times of India pada Minggu (24/6/2018), gadis kecil yang berasal dari distrik Dang itu diperkosa di Galemandi.

Gadis itu disekap selama dua hari dan diperkosa berkali-kali oleh pelaku.

Kejadian bermula ketika korban tiba di kota Galemandi pada Selasa (19/6/2018) naik bus.

Dia bingung hendak ke mana, seorang sopir bajaj membawa gadis itu ke rumahnya untuk tinggal selama semalam.

Pagi harinya dia kembali lagi ke stasiun, seorang pengemudi bajaj lainnya membawanya ke pantai Dumas.

Namun, sesampainya di sana, dia meminta pengemudi becak mengantarnya kembali ke stasiun.

Pada Rabu (20/6/2018) malam, tiga remaja mendatanginya dan menawarkan tempat menginap.

Korban pun menurut.

Baca: Biker Cantik Ini Bertahan dan Tak akan Pulang ke Negaranya Sebelum Tiga Pemerkosanya Dipenjara

Seorang terdakwa lalu membawa korban ke sebuah ruangan dekat stasiun kereta api.

Di sanalah korban diperkosa berulang kali oleh tiga pelaku.

Gadis itu disekap selama dua hari, dia memohon agar dilepaskan.

"Tolong lepaskan saya," katanya.

Gadis itu kemudian ditinggalkan di dekat halte bus.

Warga melihat kondisi gadis itu yang tampak trauma lalu membawanya ke kantor polisi.

Polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap tiga pelaku, yaitu Wasim Mehbood Sha Diwan (18) dan dua anak yang masih berusia 16 dan 17 tahun pada Sabtu (23/6/2018).

Kedua pelaku yang masih di bawah umur telah dibawa ke rumah tahanan remaja, sementara Diwan masih diperiksa penyidik.

Polisi tidak mengkonfirmasi keterlibatan pengemudi bajaj dalam insiden tersebut.


Dibayar Untuk Mengandung Bayi Pria Asal China, 31 Wanita Digerebek. Begini Alurnya


Sebanyak 31 wanita warga Kamboja diduga sedang mengandungkan bayi dari pria yang berstatus sebagai pelanggan dari Cina, berhasil ditemukan dalam suatu penggerebekan. Mereka ditemukan di sebuah bangunan yang diduga merupakan tempat pusat operasi surrogacy komersial ilegal, Kamis lalu.

Polisi mengatakan, lima dari mereka ditangkap, termasuk seorang pria China dalam razia di dua apartemen, di sana.

Kamboja menjadi lokasi populer di kalangan pasangan yang ingin memperoleh anak melalui metode ibu pengganti secara komersial, meskipun kegiatan tersebut sudah dilarang pemerintah setempat sejak 2016 lalu.

Direktur Kantor Anti Penyelundupan Phnom Penh, Keo Thea yang dikonfirmasi Reuters mengatakan, empat dari lima individu yang ditahan adalah wanita warga Kamboja, sedangkan sisanya seorang lagi adalah pria warga Cina.

"Pihak berwenang telah menangkap dengan tuduhan tuduhan terlibat dalam perdagangan dan kegiatan perantara pada ibu di luar negeri.

"Namun, semua wanita hamil belum dituntut dengan tuntutan apa pun.

"Mereka diduga sedang mengandung bayi warga China," katanya sambil mengungkapkan korban dijanjikan pembayaran 10.000 US$ (Rp139 juta) bagi layanan tersebut.

Keo Thea mengatakan, setelah positif hamil, para wanita itu akan diberi 500 US$ (Rp 6,9 juta) dan berdasarkan kesepakatan mereka akan menerima bayaran 300 US$ (Rp4,1 juta) sebulan sehingga total 10.000 US$ (Rp 139 juta) selesai dibayar.

Dia mengatakan, pusat operasi pengganti telah menyerahkan 20 bayi kepada pelanggan mereka di China.