BERITA INDOLAH

Berita International | Berita Nasional | Berita Bola | Viral | Tips trik | Life Style |

BERITA INDOLAH

TIPS TRIKS

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 08 Agustus 2018

Bea Cukai dan BNN ringkus empat orang sindikat pengedar sabu di Muara Baru


Sinergi positif aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Petugas Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) telah berhasil memutus rantai peredaran narkotika yang coba diselundupkan oleh sindikat pengedar jaringan Malaysia.

Pada hari Jumat (01/06), petugas gabungan meringkus barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 10 Kg dan mengamankan 4 orang pelaku di pelabuhan kawasan Jakarta Utara.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Badan Narkotika Nasional, Jumat (22/06), Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai, Bahaduri Wijayanta menjelaskan kronologi singkat pengungkapan kasus tersebut.

"Keberhasilan petugas dalam membongkar penyelundupan ini diawali dari informasi intelijen yang menyatakan telah terjadi upaya pemasukan narkotika dari Malaysia melalui provinsi Aceh untuk kemudian dibawa ke Surabaya melalui Palembang dan Jakarta," ungkapnya.

Berangkat dari informasi intelijen tersebut, petugas gabungan melakukan penyelidikan terhadap kapal dan para pelaku yang berangkat dari Palembang. "Petugas gabungan mengarah ke pelabuhan di daerah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Petugas mendapati kapal kayu perintas yang berasal dari Palembang tengah sandar di pelabuhan tersebut, di sana para pelaku melakukan serah terima narkotika di pos dermaga pelabuhan Muara Baru," tambah Wijayanta.

Petugas yang melakukan pengintaian mendapati para pelaku memasukkan narkotika tersebut ke dalam kendaraan dan menuju ke luar pelabuhan. Petugas kemudian melakukan penyergapan terhadap kendaraan dan para tersangka. Dari kasus ini, petugas gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 10 Kg, 2 kendaraan yang digunakan para tersangka, kartu identitas, dan alat komunikasi. Petugas juga berhasil mengamankan keempat tersangka berinisial AB, M, A, dan K.

Wijayanta menambahkan bahwa kasus yang berhasil diungkap di atas turut menambah daftar panjang penindakan narkotika yang dilakukan Bea Cukai. Hingga Juni 2018, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 205 kasus dengan berat total barang hasil penindakan mencapai 3,629 Ton, meningkat dari tahun 2017 pada periode yang sama. Sedangkan selama tahun 2017, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 346 kasus penyelundupan narkotika dengan total berat barang hasil penindakan mencapai 2,139 Ton, ujar Wijayanta.

Peningkatan jumlah tangkapan dan pengungkapan jaringan penyelundup ini merupakan buah kerja keras Bea Cukai, yang beberapa di antaranya juga merupakan hasil dari sinergi dengan BNN, POLRI, dan instansi lain.

Para tersangka dan barang bukti telah diserahterimakan kepada BNN untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Wijayanta menambahkan bahwa upaya pemberantasan peredaran narkotika bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata, namun masyarakat juga dapat berperan aktif dalam membantu upaya tersebut.

Kami berharap adanya peran aktif dari masyarakat untuk menginformasikan jika ada tindakan-tindakan yang mencurigakan di sekitar lingkungan anda terkait dengan upaya peredaran narkotika, pungkas Wijayanta.

Indonesia digugat AS Rp 5 triliun, ini langkah kongkret dilakukan Menko Darmin


Amerika Serikat menggugat Indonesia senilai USD 350 juta atau sekitar Rp 5 triliun di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Gugatan pengenaan sanksi ini karena Indonesia dianggap mengabaikan keputusan sidang banding WTO pada November 2017 lalu.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan mengirim tim untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat. Tim ini akan mengkaji masalah ketidaksepakatan AS terhadap kebijakan Indonesia dalam perdagangan.

"Kalau sudah begini yang paling betul adalah tidak sekadar dengan surat. Kita kirim tim, persisnya di mana sih kamu engga sepakat," ujar Menko Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (8/8).

Menko Darmin menjelaskan, sebelumnya peraturan yang masih diperdebatkan oleh AS di antaranya Peraturan Menteri Perdagangan dan Peraturan Menteri Pertanian terkait hortikultura. Ke depan, jika keberatan AS dihubungkan dengan pengubahan Peraturan Pemerintah dan undang-undang, maka perlu waktu hingga 2022.

"Mereka tahu itu perlu waktu, 2019 dan 2020. Enggak bisa sekarang. Jadi yang kita lakukan adalah kita mencari informasi, apa sih dia persisnya enggak setuju. Kata-katanya yang mana. Ini bukan kebijakan umum, tapi kata-katanya yang mana sih, ini urusan aturan," jelas Menko Darmin.

Dalam hal ini, pemerintah akan meneliti satu per satu keberatan AS, sehingga tidak hanya menguntungkan bagi negara Paman Sam tersebut. "Nanti kita lihat, masuk akal apa enggak. Kalau emang masuk akal ya kita ubah. Wong ini peraturan menteri doang," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menanggapi rencana sanksi dagang senilai USD 350 juta atau sekitar Rp 5 triliun yang digugat oleh Amerika Serikat (AS) dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kepada Indonesia. Gugatan pengenaan sanksi ini karena Indonesia dianggap mengabaikan keputusan sidang banding WTO pada November 2017 lalu.

Oke mengatakan, sejak mendapat keputusan sidang Indonesia sebenarnya sudah mengubah beberapa aturan yang dianggap merugikan Amerika Serikat pada 22 Juli lalu. Beberapa aturan tersebut antara lain Peraturan Menteri Perdagangan dan Peraturan Menteri Pertanian.

"Nah, selanjutnya apakah mereka sudah puas dengan perubahan yang kita lakukan tentu itu harus disampaikan oleh WTO," ujar Oke saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea Cukai, Jakarta, Selasa (7/8).

Oke melanjutkan, perubahan-perubahan aturan ini sebenarnya sudah disampaikan kepada WTO. Saat ini Indonesia masih menunggu hasil pertimbangan dan penilaian organisasi perdagangan dunia tersebut. "Apakah dianggap telah memenuhi keputusan yang ditetapkan WTO atau belum," tandasnya.

Minggu, 22 Juli 2018

Sungguh Mulia, Vespa Tua Puluhan Juta Dijual Demi Bangun Masjid


Tekad Kamal sudah bulat untuk datang ke gelaran otomotif Tumplekblek 21-22 Juli di JIExpo Kemayoran. Dia memboyong Vespa-Vespa klasik orisinalnya dan menjualnya.

Dua di antaranya adalah Vespa orisinal keluaran tahunn 1970-an, yakni Sprint 78 dan Sprint 77. Harga jualnya bakal puluhan juta, dan uang itu akan diserahkan untuk pembangunan masjid.

"Yang saya sumbang yang Sprint 78 dan Sprint 77. Yang 78 full orisinal, kalau yang 77 kira-kira 80 persen," ujar Kamal, yang juga usaha nasi kebuli.

Majelis masjid di Solo akan menerima dana ini utuh andaikata kedua Vespa-nya itu terjual. Lucunya, Kamal sendiri bukan orang Solo.

"Itu insya Allah akan disumbangkan untuk pembangunan masjid di Solo
Saya sendiri orang Jakarta. Cuma teman-teman banyak yang mobilnya juga dijual untuk hibah ke sana. Pesawat terbang juga, sampai mobil-mobil Hardtop (Toyota Land Cruiser)," kata dia.

Di majelis Nurul Huda itu, ia bersama teman penggemar Vespa sudah sering ke sana, dan sudah merasa dekat.

"Jadi bismillah, dari penjualan ini. Setiap tahun saya ke sana, menginap seminggu di sana," kata pria yang mulai berjualan Vespa dengan modal awal Rp 300.000.

Dua Vespa itu sendiri dipajang bersama Vespa lain dari tahun-tahun yang berbeda.
Spesialisasinya adalah Vespa klasik transmisi manual. Klasik 60-an, 70-an, 80-an. Dari tahun 1961 sampai yang 2011, Exclusive.

"Harganya ini dari Rp 18,5 juta sampai Rp 55 juta. Yang paling mahal yang tahun 1966 Darling 50 S," kata dia.

Lalu berapa total uang yang bisa diperoleh dan nantinya disumbangkan itu?

"Dua-duanya kalau dijual, yang (orisinal) Rp 50 juta, yang (Sprint 77) Rp 20 juta. Jadi total Rp 70 juta," kata Kamal yang juga punya toko, restorasi, jual beli Vespa di Jalan Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat, itu.

Kisah Ponasri ingatkan turis tak buang sampah sembarangan di Gunung Bromo


Pemandangan Gunung Bromo begitu eksotik saat disaksikan dari Bukit Penanjakan. Bak sebuah lukisan. Tampak Gunung Batok di tengah berjajar Gunung Bromo di sisi kiri yang seolah dipeluk erat Gunung Semeru nan jauh.

Ketika pagi hari menjelang, sunrise pun muncul menyinari ketiga 'paku bumi' dan perbukitan sekitar. Satu sisi menyemburatkan warna kekuningan dan kehitaman di sisi cekungan.

Pengunjung pun seolah enggan beranjak dari lokasi, asyik menikmati keindahan ciptaan Tuhan yang luar biasa itu. Bersamaan ketiga gunung pun terkepung awan putih yang sela-selanya bermunculan tonjolan bukit.

Tetapi ketika Perlahan-lahan awan menghilang, berganti pemandangan padang pasir nan luas, seketika tampak di kejauhan manusia yang terlihat sebesar jempol tangan bergerak menuju kawah Gunung Bromo. Sebagian wisatawan beralih menikmati padang pasir menuju puncak kawah Gunung Bromo.

Bersamaan itu pula, Ponasri mulai memunguti sampah-sampah yang ditinggalkan oleh para wisatawan. Perempuan baruh baya itu mengumpulkan botol-botol air mineral yang menurutnya jenis sampah paling banyak ditinggalkan pengunjung.

"Paling banyak botol air minum. Padahal sudah diberi papan peringatan untuk membuang di tempat sampah," kata Ponasri yang berselimut sarung khas Suku Tengger, sambil memunguti botol di tempat duduk berundak.

Ponasri memang tidak henti-hentinya mengajak pengunjung membuang sampah sesuai tempatnya. Ia tidak segan mengingatkan pengunjung untuk membuang ke bak sampah yang sudah disediakan, sebelum meninggalkan lokasi.

Tidak jarang, wisatawan yang diingatkan salah paham dan balik memarahinya. Tetapi itu tetap tidak memupuskan pekerjaannya untuk menjaga kebersihan Bukit Penanjaan dari sampah.

"Ya sering, tetapi diambil ikhlasnya saja," kata Ponasri yang saat itu didampingi anak keduanya, Dwi.

Setiap hari, Ponasri datang ke Bukit Penanjaan pada tengah malam, seiring kedatangan wisatawan. Karena secara bergantian temannya, juga harus menjaga kamar mandi yang disewakan.

Ibu dua anak dan satu cucu itu akan meninggalkan Bukit Penajakan sekitar pukul 06.30 WIB, saat wisatawan mulai beranjak. Sebelum pulang, terlebih dahulu memastikan kalau sudah tidak ada lagi sampah berceceran.

Selama puluhan tahun bertugas, Ponasri merasakan kalau wisatawan lokal lebih banyak tidak mematuhi peraturan dibanding wisatawan asing. Rata-rata yang meninggalkan sampah, mereka para wisatawan lokal.

"Mereka (wisatawan asing) dibawa dimasukkan tas, tidak sampai meninggalkan sampah, atau dimasukkan ke tempat sampah," katanya.

Tidak hanya urusan membuang sampah, larangan merokok juga tidak jarang dilanggar pengunjung, kendati telah dipasang papan peringatan. Ponasri pun tetap bersikap sama, berusaha mengingatkan demi menjaga kenyamanan dan keindahan Gunung Bromo.

Sabtu, 21 Juli 2018

Ternyata pria berprofesi ini berpotensi miliki libido yang tinggi


Dalam menjalin hubungan rumah tangga, libido menjadi salah satu hal yang penting ada didalamnya. karena tanpa adanya gairah bercinta ini, dampak buruk bisa terjadi dalam kelangsungan hidup berumah tangga.

Sebuah survei menunjukkan, pria yang dengan kecerdasan atau IQ tinggi ternyata punya libido yang lebih tinggi pula dibandingkan yang tidak.Idealnya baik suami atau istri memiliki libido yang seimbang. Tapi, masing-masing pihak memiliki libido yang lebih tinggi dibanding pasangannya.

Dilansir The Gloss, sebuah survey memperlihatkan bahwa pria-pria pemilik IQ tinggi ternyata memiliki dorongan untuk melakukan kegiatan intim lebih tinggi dibanding teman-teman mereka yang ber-IQ rata-rata. Pengetahuan seks ini menyatakan bahwa pria dengan tingkat kecerdasan tinggi memiliki libido yang lebih banyak. Bersyukurlah jika suami anda adalah orang yang cerdas.

Pria dengan profesi ini libidonya tinggi?

Menurut survey, pria dewasa yang sering bekerja dengan angka juga berpotensi memiliki libido yang tinggi. Mereka yang sering berkutat dengan angka-angka setiap harinya dinilai memiliki gairah seks yang besar dan bisa menikmati seks dengan lebih baik.

Penelitian ini memang membuat banyak pria dengan IQ tinggi merasa senang. Namun, ternyata ada banyak wanita yang berpendapat bahwa libido yang tinggi saja tak cukup untuk membuat mereka puas. Para pria harus tahu betul cara memanjakan istri di ranjang. Biasanya pria yang cerdas cenderung tidak romantis dan kurang suka tantangan.

Namun walaupun tak romantis, pria cerdas memiliki selera humor yang bagus. Dan obrolan dengan pria cerdas akan menjadi pembicaraan berbobot karena pengetahuannya yang luas. Hal itulah yang menunjukan kualitas yang tinggi pada pria cerdas.